Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasat Pol Air Polres Rembang Iptu Sukamto mengatakan, saat musim baratan semacam ini, para nelayan diimbau untuk menghentikan pencarian ikan terlebih dahulu."Kalau musim baratan, itu cuacanya ekstrem dan bahaya ketika melaut. Ketinggian ombak bisa mencapai 3 hingga 5 meter," ungkapnya.

Menurutnya, musim baratan kali ini diprediksi terjadi pada Desember ini hingga Januari 2017 mendatang. Untuk itu, nelayan diminta untuk lebih berhati-hati atau menghentikan sementara pencarian ikan di tengah laut.

Di menilai, bila nelayan yang sudah terlanjur berlayar di tengah laut dan dekat dengan pulau sekitar, bisa untuk menepi. Namun, bagi nelayan yang masih belum berlayar, diimbau agar memperhatikan cuaca terlebih dahulu.Dengan kondisi semacam itu, ia juga bakal berkoordinasi dengan pihak Pol Air atau TNI AL yang ada di wilayah eks-Karesidenan Pati atau di sekitar Rembang untuk melakukan pamantauan cuaca. "Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Supaya semua informasi bisa kita sampaikan secara cepat kepada nelayan,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler