Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabar meninggalnya Rochmadi tersebut diterima oleh pihak keluarga dan dikonfirmasi oleh Kepala Desa Gunungsari Bambang Supriyanto pada Kamis (22/12/2016) siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat dikonfirmasi MuriaNewsCom pada Jumat (23/12/2016), Kades Gunungsari Bambang Supriyanto mengatakan, bahwa menurut hasil olah TKP dan pemeriksaan polisi, mayat korban ditemukan oleh petani di kebun tebu di Desa Kandri, Gunungpati, Rabu pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

“Kamis (22/12/2016) sekitar pukul 12.00 WIB saya dapat kabar dari tempat ia bekerja yakni perusahaan pemotongan terpal di Semarang Barat, bahwa Rochmadi ditemukan meninggal dunia di kebun tebu,” kata Bambang

Menurut informasi yang diperolehnya, sebelum ditemukan meninggal, korban pulang dari tempat kerjanya pada Selasa (20/12/2016) pukul 15.00 WIB. Setelah itu, pukul 17.00 WIB ia sampai di kos dan setelah itu, sekitar pukul 19.00 WIB ia keluar.Pada Rabu (21/12/2016) pagi, korban sudah ditemukan meninggal di sebuah kebun tebu.

Dari informasi yang didapatnya, saat ditemukan korban meninggal dunia dalam kondisi luka parah di kepala bagian belakang. Lengan kiri terdapat sayatan dan punggung terdapat bekas pukulan benda tumpul serta wajah dalam keadaan memar.
Ia juga mengungkapkan, setelah pihak keluarga datang, tim dokter dari Kepolisian Resor Kota Besar Semarang melakukan autopsi terhadap korban pada Kamis (22/12/2016) sekitar pukul 18.00 WIB di RS. Kariyadi.“Setelah diautopsi, mayat korban lalu dibawa pulang. Sampai di rumah korban di Gunungsari pada Jumat (23/12/2016) sekitar pukul 03.00 WIB. Sesampainya di rumah duka, korban langsung dimakamkan,” katanya.Dia menambahkan, untuk penyebab kematian korban, dari dugaan sementara oleh kepolisian setempat, Rochmadi meninggal lantaran di Rampok. "Sebab saat ditemukan, kondisi korban sudah terluka, barang bukti baik tas, sepeda motor juga tak ada. Dan anehnya lagi, jarak TKP dengan jalan hanya berjarak sekitar 50 meter," pungkasnya.Berdasarkan informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, warga mengenal korban sebagai pribadi yang pendiam, bahkan cenderung tertutup. Meskipun demikian, warga setempat kaget atas kabar duka tersebut. Pasalnya korban juga dikenal sebagai anak yang pekerja keras.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler