Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu diutarakan oleh salah satu tokoh masyarakat dari Desa Tegal Dowo, Kecamatan Gunem, Dwi Joko Supriyanto. "Pabrik semen harus berdiri dan terus berlanjut di Rembang. Alasannya adalah, dengan adanya pabrik ini, warga Rembang bisa makmur," kata Dwi.

Menurutnya, tenda perjuangan tersebut rencananya akan didirikan di area pabrik Semen di Bukit Bokong, perbatasan Kadiwono-Gunem. Di mana, tenda tersebut akan digunakan untuk aksi damai mendukung pabrik semen.

"Kalau teman-teman kontra semen mendirikan tenda perjuangan, kita juga akan melakukan hal yang sama. Sebab, selama ini miliaran rupiah dari CSR Semen Indonesia juga sudah mengalir ke masyarakat sekitar. Baik itu digunakan untuk bangun masjid, santunan, jambanisasi, bedah rumah dan sebagainya,” ungkapnya.

Meski warga yang pro semen nanti akan mendirikan tenda perjuangan juga, namun, dirinya tetap berharap warga yang kontra dan pro tidak terpecah belah. Dirinya berharap warga tetap hidup rukun berdampingan."Kita sebagai warga Rembang, sama-sama punya hak untuk bersuara. Namun jalan yang ditempuh berbeda beda. Namun demikian, kira harus bisa rukun,” pungkasnya.Perlu diketahui, warga Rembang yang berada di ring I pabrik Semen Indonesia terdapat di beberapa desa, di antaranya  Desa Kajar, Timbrangan, Tegaldowo, dan Desa Pasucen, Kecamatan Gunem serta Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News