Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Kita akan lakukan evaluasi, sehingga ke depannya pengunjung bisa aman dan nyaman,” ujarnya singkat.

Dirinya juga menyatakan, jika pihak manajemen sudah bertanggung jawab terkait insiden meninggalnya dua pengunjung tersebut. Dalam hal ini, pihaknya mengaku sudah memberikan santunan kepada keluarga korban.

Namun demikian, dirinya tidak menyebutkan berapa besaran santunan yang diberikan manajemen kepada keluarga korban. “Kalau nominal, ya, yang penting bisa meringankan lah,” katanya.

Untuk diketahui, Dua orang pengunjung wahana air Jepara Ourland Park (JOP), turut Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, tewas tenggelam saat menikmati salah satu wahana di lokasi tersebut, Minggu (1/1/2017).

Kedua korban tersebut adalah warga Desa Jetis Wetan, RT 12/RW 05, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten. Mereka merupakan pengunjung JOP, yang melewatkan liburan tahun baru di lokasi tersebut.

Dua korban itu atas nama Naila Khansa Aqila Dahabiyah (6), dan Zulfa Fitria Maharani (7). Keduanya datang bersama rombongan lainnya, ke wahana air terbesar di Jepara tersebut.
Diolah dari berbagai sumber, rombongan korban dan keluarganya datang sekitar pukul 09.30 WIB ke JOP. Mereka sempat transit di resto yang ada di dekat pantai.Kedua korban dan sebagian besar anggota rombongan, lantas menghabiskan waktu bermain air di pantai. Termasuk mencoba jetski yang ada di sana. ayah korban Naila yang bernama Agus Wahyudi, ikut mendampingi kedua korban.Setelah selesai bermain air, kedua korban lantas diminta untuk istirahat. Keduanya diminta untuk menemui pamannya yang ada di resto lokasi wahana air itu. Sementara ayahnya Agus Wahyudi, masih menunggu kakak korban yang masih bermain banana boat.Kakak korban yang selesai bermain banana boat, lantas bersama ayahnya menyusul ke resto yang ada di JOP. Namun korban tidak ditemukan di sana, sehingga ayahnya lantas mencari-cari keberadaan korban.Tidak lama kemudian, terdengar kabar bahwa ada orang tenggelam di kolam renang. Ayah korban lantas mencoba untuk mencari tahu kebenaran informasi tersebut. Dan setelah diperiksa, memang benar jika yang tenggelam adalah kedua korban.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler