Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Belum diketahui secara pasti motif pelaku. Namun, sebelum melakukan aksinya tersebut, pelaku sempat mengaku bosan hidup kepada istrinya yang bernama Parti.

“Banus ditemukan tewas oleh istrinya sendiri, Parti (67). Dari keterangan sang istri, sebelum bunuh diri sekitar pukul 18.30 WIB, korban sempat tiduran bersama istrinya di kamar. Korban sempat mengeluh mengenai kondisinya sudah tua namun tak kunjung meninggal. Sudah tua, mengapa tidak mati-mati,” ujar Kapolsek Bangsri AKP Timbul Taryono. 

Sementara itu, sang istri tertidur terlebih dahulu. Setelah itu, lalu bangun sekitar pukul 19.15 WIB. Namun, suaminya tak lagi di sisinya. Parti berniat mencarinya, namun ia sudah mendapati suaminya tergantung di belakang rumah. 

Informasinya, pelaku gantung diri menggunakan tali sepanjang empat meter. Tinggi ranting pohon untuk mengikat tali sekitar 3,5 meter. Korban diduga naik ke pohon menggunakan tangga.  Hal itu terlihat dari tangga yang masih di pohon samping korban saat ditemukan.
Mendapati laporan adanya orang gantung diri,  petugas dari Polsek Bangsri bersama pihak desa dan puskesmas mendatangi lokasi. Korban langsng dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Bangsri.Berdasarkan hasil pemeriksaan, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pelaku. Jenazah pelaku langsung dikebumikan saat itu juga oleh pihak keluarga. ”Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Akhirnya kami minta untuk mengisi surat pernyataan,” ucapnya.Ia mengimbau agar kejadian serupa tak terulang kembali. Sebab setiap masalah hidup pasti ada penyelesaian.  ”Masalah dalam hidup atas frustasi itu wajar. Tapi jangan sampai mengakhiri hidup dengan melakukan bunuh diri,” imbaunya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler