Ini Isi Status FB Pejabat Dinkominfo Jepara yang Bikin PLN Berang
Edy Sutriyono
Sabtu, 4 Februari 2017 13:02:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MuriaNewsCom – PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY Area Kudus merasa gerah dan marah dengan status yang diunggah oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Jepara Hadi Priyanto. Status di akun Facebook tersebut diunggah pada 29 Januari 2017.
Status tersebut berisi ungkapan sindiran kepada PLN karena di Jepara dalam beberapa waktu terakhir sering terjadi pemadaman listrik atau byar pet. Padahal di Jepara sendiri terdapat pembangkit listrik dengan kapasitas yang sangat besar. Penasaran dengan isi statusnya? Ini Isinya :
“Segenap Direksi PT. PLN (Persero) mengucapkan selamat menikmati mati lampu mohon maaf lahir & batin” tulis Hadi Priyanto di akun Facebooknya pada 29 Januari 2017 pukul 11.58 WIB.
Status permintaan maaf itu diunggah pada Sabtu (4/2/2017) pukul 10.57 WIB. Dalam status permintaan maafnya ini, Hadi menyebut bukan hanya karena “takut” dengan somasi dari PLN, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap petugas lapangan PT PLN Ranting Jepara dan Bangsri telah bekerja keras untuk mengatasi masalah gangguan listrik.“Saya harus minta maaf atas postingan saya terkait dengan pemasangan meme satire listrik byar pet di Jepara. Bukan semata karena saya mendapatkan somasi, tetapi karena saya sangat menghargai jerih lelah teman teman petugas lapangan PT. PLN Ranting Jepara dan Bangsri yang siang malam telah bekerja sangat keras untuk memberikan pelayanan kepada konsumen. Saya juga percaya, unggahan saya mendapatkan perhatian dari Direksi PT PLN untuk meningkatkan pelayanan pada kepada konsumen. Harapan kami sebagai konsumen, kejadian listrik mati tidak lagi terulang diwaktu yang akan datang. Kepada teman teman yang telah memberikan apresiasi saya ucapkan terima kasih”.Editor : Ali Muntoha
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Yang dikotak merah merupakan kutipan status akun Facebook Hadi Priyanto, yang kini sudah dihapus[/caption]
MuriaNewsCom – PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY Area Kudus merasa gerah dan marah dengan status yang diunggah oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Jepara Hadi Priyanto. Status di akun Facebook tersebut diunggah pada 29 Januari 2017.
Status tersebut berisi ungkapan sindiran kepada PLN karena di Jepara dalam beberapa waktu terakhir sering terjadi pemadaman listrik atau byar pet. Padahal di Jepara sendiri terdapat pembangkit listrik dengan kapasitas yang sangat besar. Penasaran dengan isi statusnya? Ini Isinya :
“Segenap Direksi PT. PLN (Persero) mengucapkan selamat menikmati mati lampu mohon maaf lahir & batin” tulis Hadi Priyanto di akun Facebooknya pada 29 Januari 2017 pukul 11.58 WIB.
Status tersebut juga disertai logo PLN. Hal ini yang kemudian membuat marah perusahaan listrik milik Negara tersebut, dan mengeluarkan surat somasi. Hadi juga langsung menghapus status tersebut dan memberikan pernyataan maaf sesuai dengan somasi yang dilayangkan PLN.