Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ia mengimbau, para pengunjung pantai tidak melakukan aktivitas berenang di pantai yang ada di Jepara. Pengelola wisata pantai diminta bekerja ekstra untuk mengawasi pengunjung akibat ombak pasang yang sedang terjadi perairan laut Jepara.

“Kami juga mengimbau kepada pengelola wisata pantai untuk memasang papan larangan untuk wisatawan agar tidak melakukan aktivitas berenang. Hal ini untuk mengantisipasi dan meminimalkan adanya peristiwa orang tenggelam dan lainnya,” ujarnya.

Pihaknya, katanya juga rutin melakukan partoli ke lokasi-lokasi wisata pantai untuk memberikan sosialisasi atua imbauan kepada wisatawan terkait dengan adanya musim baratan tersebut. Hal itu, agar wisatawan tak sembarangan untuk berenang.
“Kita harapkan, pengelola wisata pantai juga menyediakan pelampung. Hal ini juga sebagai salah satu prosedur keselamatan yang harus dimiliki,” ungkapnya.Sebelumnya, Kepala UPP Syahbandar Jepara Suripto menyampaikan, kondisi perairan laut utara Jawa Tengah tidak aman bagi pelayaran. Selain tinggi gelombang mencapai maksimal 3 meter, kecepatan angin juga cukup tinggi. Yaitu mulai 8 sampai 30 knot. “Kondisi seperti ini sudah sejak Minggu lalu. Diperkirakan akan berlangsung sampai Minggu depan,” katanya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler