Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Namun demikian, adanya ombak pasang justru dimanfaatkan sebagian warga yang tinggal di pinggir pantai untuk buang air besar (BAB) sembarangan. Seperti halnya di kawasan Desa Ujungbatu RT 16 RW 4 Jepara.
Supri (40) warga setempat mengatakan, ketika ombak pasang seperti ini dirinya membuat tempat BAB berupa bambu yang diberi sekat papan dan letaknya menjorok ke pantai. "Tempat BAB ini saya gunakan saat musim ombak tinggi. Sebab bila ombak tinggi, airnya kan bisa hingga tepi pantai. Bahkan bisa dekat dengan rumah. Sehingga nantinya kotoran ini bisa tersapu ombak," ungkapnya.
Menurutnya, sebagian besar warga yang berada di tepi pantai juga melakukan hal yang sama. "Kadang juga ada yang langsung di pantai tanpa membuat tempat BAB semacam ini. Selain itu juga ada yang dari perahu," paparnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



