Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pantauan MuriaNewsCom di lapangan, kerusakan itu terjadi di beberapa titik. Mulai dari lubang jalan dengan diameter 3 cm hingga 20 cm.

Ahmad Mustofam warga mengatakan, bila melalui jalan ini harus berhati-hati. Sebab beberapa hari lalu, dia mendapati pengendara terpeleset. “Harus hati-hati,” kata Mustofam, di Jepara, Sabtu (25/2/2017).

Petinggi Desa Kalianyar Nur Khafid mengatakan, kerusakan jalan ini sudah lama. Pihaknya mengaku sudah sering menyampaikan ke Pemkab Jepara untuk segera diperbaiki. "Warga sudah banyak yang komplain. Kami mengajukan perbaikan ke Pemkab Jepara. Sudah tiga tahun terakhir ini kami selalu mengajukan," katanya.

Dia melanjutkan, panjang jalan yang berstatus jalan kabupaten di wilayahnya total sekitar 1,5 kilometer. Namun yang sudah dibeton baru 300 meter saja. Menurutnya, jalan memang harus dibeton. Kalau hanya diaspal, bisa langsung rusak. Selain tanahnya yang tidak bagus juga sering dilintasi truk bermuatan berat pengangkut garam.
Perlu diketahui, jalan yang memiliki lebar sekitar empat meter tersebut dulu merupakan jalan desa. Namun sejak sekitar tahun 2005 lalu sudah menjadi jalan yang berstatus sebagai jalan kabupaten. Jalan itu menghubungkan antara Desa Kalianyar - Surodadi dan Panggung yang ada di Kecamatan Kedung."Kami berharap ada penanganan dari pihak terkait karena kondisinya memang sudah parah," imbuhnya.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler