Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Permainan antara kedua tim ini berlangsung sangat sengit. Kedungdoro, yang mengenakan kostum kuning pada laga ini, sempat tak berkutik pada set pertama. Kedungdoro harus mengakui keunggulan Legok di set in, dengan skor 22-25.

Tak mau berlarut-larut dalam kekalahan, Kedungdoro kemudian mencoba bangkit dengan semangat dan kekuatan yang dimiliki. Dan, ternyata tak sia-sia perjuangan Kedungdoro, yang akhirnya mampu menundukkan Legok pada set kedua, yakni dengan skor 25-21.

Pun demikian, pada set ketiga dan keempat, Legok tak mampu membendung ketangguhan Kedungdoro. Skor 25-23 untuk kemenangan Kedungdoro di set ketiga, dan set keempat dengan skor 25-21. Legok, kemudian baru bisa memenangkan pertandingan kembali di set kelima dengan skor 25-14.

Saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, pelatih tim voli Kedungdoro Joko Sartono mengatakan, pertandingan persahabatan ini sering dilakukan. Hal tersebut, sebagai salah satu cara untuk mengasah kemampuan pemain.”Secara berkala, kita adakan laga persahabatan. Baik tim kami yang datang ke tempat lawan ataupun sebaliknya, kita main di kandang,” ujarnya.Sementara itu, pelatih tim voli Legok Daryanto mengutarakan, permainan yang disuguhkan dalam laga tersebut cukup memukau. Terlebih di babak terakhir, katanya, timnya bisa mencuri poin yang cukup telak, meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan Kedungdoro."Pengalaman ini sangat menarik. Yakni bila permainan lawan sangat trengginas di awal, pastinya, di babak terahir akan lemas. Dan itu akan kita jadikan pelajaran juga, bahwa permainan itu harus los, slow dan lepas. Jangan sampai semangat di awal dan lemas di belakang. Ya meskipun kita kalah, namun kita sudah dapat pengalaman itu," pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler