Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Pelaksana Tim Saber Pungli, Kompol Pranandya Subyakto mengatakan, anggaran tersebut, nantinya akan dikelola oleh Inspektorat Kabupaten Rembang, selaku pengguna anggaran.

"Dengan anggaran cukup besar, kami siap mengoptimalkan pemberantasan pungutan liar. Kebetulan sudah ada tiga target dugaan pungli. Namun, sejauh ini masih dalam penyelidikan anggota kami," ujarnya.

Sementara itu, terkait fasilitas kantor, Tim Saber Pungli menempati bekas Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT), yang berada di sebelah timur Alun – Alun Rembang. Nantinya, di kantor akan disiagakan petugas piket, sehingga, ketika ada warga datang melapor, langsung bisa dilayani.
Sementara itu, Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto, meminta kepada tim agar bisa memanfaatkan media sosial untuk berkomunikasi dengan masyarakat. "Terkait good goverment, era keterbukaan informasi publik, kita bisa memanfaatkan media sosial. Saya menggunakan media sosial dan sering mendapatkan inbok dari warga,” katanya.Adanya Tim Saber Pungli ini, menurutnya menjadi momen tepat untuk menjawab kepercayaan masyarakat, agar penegakan hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas. “Saya juga merasa kesal jika ada pungutan liar. Seharusnya semua sesuai aturan, yang diberikan amanah harus menjalankan tugasnya sesuai aturan,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler