Bagi Penolak Pabrik Semen di Rembang, Tenda Perjuangan Kini Berada di Hati Warga
Edy Sutriyono
Rabu, 1 Maret 2017 13:00:17
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Namun demikian, bagi warga penolak pabrik semen, meski saat ini tenda perjuangan sudah tidak ada, tetapi bagi warga tenda perjuangan tetap ada di hati warga. “Sekarang tenda perjuangan memang sudah tidak ada, tetapi, yakinlah, tenda perjuangan sekarang ada di hati kami masing-masing,” ujar Sukinah, salah satu tokoh penolak pabrik semen.
Menurutnya, warga yang menolak adanya pabrik semen di Rembang, bukan tanpa sebab. Alasannya, karena warga ingin adanya kelanjutan atau kelestarian alam. “Supaya keturunan kita yang akan datang bisa mewarisinya. Baik itu pertanian, perkebunan dan lainnya," imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



