Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Untuk itu, saat ini menjadi momen penting bagi bagi Pers Nasional untuk memerangi hoax. Amir Machmud, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah juga menyesalkan banyaknya berita palsu yang beredar di kalangan masyarakat akhir-akhir ini.

Hal itu disampaikan, saat acara orientasi jurnalistik anggota PWI Jateng dan Focus Group Discusion (FGD) perlindungan hukum dalam peliputan jurnalistik yang bertajuk "Pers Sehat, Bangsa Hebat" di Kantor Setda Rembang, Kamis (2/3/2017).

"Berita itu seharusnya dipercaya oleh masyarakat. Tapi, akhir-akhir ini justru berita hoax banyak sekali. Sehingga wartawan yang bertugas secara aturan pun kecipratan imbas dari adanya berita hoax itu sendiri," kata Machmud.

Dirinya juga berharap, agar kegiatan orientasi jurnalistik tersebut bisa digunakan dan dimanfaatkan dengan baik. "Kita tidak main-main dengan kegiatan ini. Sehingga nantinya bisa dimanfaatkan dengan baik serta bisa dijadikan acuan saat bertugas," paparnya.

Bukan hanya itu saja, dirinya juga menyatakan, jika sering menerima aduan oknum wartawan yang memeras kepala sekolah dan kepala desa.

“Tiap kali muncul keluhan tersebut, kami selalu menyarankan kalau memang tidak memiliki kesalahan dalam pengelolaan anggaran, tidak perlu takut,” katanya.
Apabila sampai terjadi pemerasan, menurutnya, silakan ditempuh jalur hukum karena sudah termasuk pelanggaran tindak pidana dan kode etik jurnalistik.“Forum orientasi jurnalistik ini diharapkan bisa menjadi pintu masuk, untuk mewujudkan wartawan berkompetens. Medianya juga harus punya badan hukum,” katanya.Terpisah, Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto mengatakan, peran media saat ini memang sangat bagus. Sebab bisa sama-sama menjalankan program pembanguan yang ada.Menurutnya, wartawan mesti bisa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan kode etik. Selain itu, wartawan juga mesti jadi teman baik.“Satu sisi, sekarang keterbukaan informasi publik menjadi satu rangkaian. Pemerintah harus prima dan berani bisa memberikan informasi dan pembaharuan ke teman-teman jurnalis,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler