Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurutnya, pemerintah saat ini masih belum bisa memback up secara penuh terkait pemeliharaaan benda cagar budaya yang ada di Rembang. Sebab, saat ini aturan terkait dengan cagar budaya juga masih digodog.

Dirinya mencontohkan, di antaranya cagar budaya yang ada di Rembang yakni Omah Londo dan Lawang Ombo yang berada di Lasem. Saat ini, untuk perawatannya juga masih dilakukan secara pribadi, yakni, pemilik dari Omah Londo maupun Lawang Ombo tersebut. "Rata-rata memang masih dirawat oleh perseorangan. Yakni yang mempuyai cagar budaya tersebut," ungkapnya.

Kemudian, terkait ke depannya seperti apa, pihaknya mengaku akan fokus terhadap regulasi terlebih dahulu. Dengan adanya regulasi tersebut, nantinya, pemerintah akan lebih mudah untuk melangkah, karena sudah ada paying hukumnya."Tentunya kita juga masih akan merampungkan itu. Supaya kedepannya bisa ada aturan yang jelas. Baik mulai dari anggaran perawatan atau yang lainnya," paparnya.
Terpisah, pemilik cagar budaya Omah Londo yakni Soebagyo mengatakan, keberadaan Omah Londo tersebut, diharapkan bisa menjadi salah satu cerita sejarah di Rembang. “Dulu Omah Londo ini saya beli dari seseorang, sekitar 4 tahun lalu. Harganya ketika saya beli sekitar Rp 2,5 miliar. Saya berharap, bisa ikut nguri-nguri budaya,” katanya.Ia katakan, berdasarkan informasi, Omah Londo tersebut dibangu pertama kali sekitar tahun 1.800 dengan luasan lahan sekitar 1.700 meter. Di dalam bangunan tersebut terdapat 5 buah kamar.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News