Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Per tahunnya nanti ada 3 ribu rumah ditata. Apalagi tahun 2017 ini, kita ada bantuan dari Kementerian Perumahan untuk bedah 1.000 unit rumah tidak layak huni. Sedangkan  dari anggaran Pemprov Jawa Tengah, ada 870 rumah dan Pemkab Rembang sendiri menyasar 1.100 rumah," kata Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Dia melanjutkan, jika hal ini berjalan secara maksimal setiap tahunnya, maka sampai 5 tahun pemerintahan ke depan, mengenai masalah rumah tidak layak huni di Rembang dapat dituntaskan.

Ia juga mengungkapkan, bahwa kegiatan bedah rumah juga bisa dijadikan sebagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Rembang. "Perbaikan rumah tidak layak huni juga sebagai prioritas. Sehingga menjadi salah satu langkah percepatan menurunkan angka kemiskinan. Sebab saat ini wilayah Rembang masih dilanda kemiskjnan dengan prosentase sekitar 19 persen. Dan mudah-mudahan dengan bedah rumah ini bisa menurunkan angka kemiskinan di kisaran titik 11 persen," ungkapnya.Ia mengakui, bahwa menurunkan ke angka 11 persen memang sangat berat. Namun, pihaknya akan terus berupaya untuk bisa mewujudkan itu. "Memang berat, tapi bagaimanapun harus dijalankan. Mengingat sudah ditetapkan dalam peraturan daerah. Selain itu Rembang juga mempunyai banyak potensi yang akan dioptimalkan. Kami optimis bisa mewujudkan kegiatan bedah rumah yang akan ditargetkan sebanyak 3 ribu rumah tiap tahunnya," imbuhnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler