Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Skip Challenge’ sendiri merupakan tren dimana seseorang ditekan dadanya hingga pingsan lalu kejang-kejang dan kemudian kembali sadar. Saat ini tengah hits di kalangan pelajar di beberapa kota di Indonesia. Hal ini terlihat cukup banyak postingan di sosmed Instagram, YouTube, dan lainnya.

Kabid Pembinaan SMP pada Disdikpora Rembang Ahmad Solhan mempertanyakan hal ini. Menurutnya, apakah mereka melakukan sekali atau lebih dan merasa senang tidak ada yang tahu kecuali yang melakukan challenge tersebut.

Ditegaskannya, kegiatan itu bahaya sebab mereka pingsan karena suplai oksigen ke otak berhenti. “Iya kalau hitungan detik oksigen bisa kembali normal, kalau tidak gimana hasilnya? Apakah mungkin akan stroke atau sakit yang berkelanjutan bahkan berujung kematian?” tuturnya.
Kegiatan tersebut tidak ada sisi positifnya sebab nyawa  bukan mainan. Jadi pihaknya mengimbau kepada seluruh kepala sekolah  untuk berinteraksi secara intens dengan guru dan siswanya agar tidak meniru tren tersebut.Terkait hal ini, pihaknya juga akan mengumpulkan kepala sekolah, kepala UPT Pendidikan, guru bimbingan konseling (BK) dan wali kelas. “Langkah ini perlu kita lakukan agar tidak ada siswa yang melakukan permainan ini, karena berbahaya,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler