Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tapi kini, Watu Layar sudah disulap menjadi lebih cantik dan bakalan membuat betah bagi wisatawan. Bagi yang suka foto-foto, terdapat beberapa spot yang sangat cocok untuk memuaskan hasil foto kalian. Mulai dari foto di atas jembatan yang eksotis, foto di atas simbol cinta, foto dengan background pemandangan Pantai Binangun dan juga ada spot foto payung yang dijamin kamu ketagihan berfoto di sini.

Sementara itu, buat yang datang bersama pasangan, jangan lupa memasang gembok cinta di tempat ini. Juga ada ayunan, serta tempat duduk yang sengaja diposisikan di bawah pohon yang rindang.

Untuk bisa menjangkau tempat wisata ini, wisatawan tak perlu repot, karena tempatnya dapat dijangkau sangat mudah dari arah mana pun karena di tepi jaluur jalan raya pantura, berdekatan dengan wisata religi Pasujudan Sunan Bonang, atau sekitar 200 meter sebelah selatan dari rest area Pantai Binangun. Dari  arah Rembang atau Jawa Timur, sangat mudah dijangkau dengan kendaraan umum yang beroperasi 24 jam penuh.

Untuk masuk tempat wisata ini, wisatawan dipungut restribusi parkir, untuk kendaraan sepeda motor sebesar Rp 5ribu dan untuk mobil Rp 10ribu.

[caption id="attachment_110170" align="aligncenter" width="565"] Di atas jembatan ini juga menjadi salah satu spot foto favorit bagi wisatawan. (Istimewa)[/caption]
Tarmin, salah satu karyawan KPH Kebonharjo mengatakan, wisata Watu Layar ini sebelumnya sempat tidak aktif selama bertahun-tahun. Namun sekitar setahun terakhir, pihak KPHJ Kebonharjo mulai membenahi seluruh sarana yang ada, termasuk menghias lokasi secantik mungkin.“Dari uang retribusi karcis yang masuk ini, dipakai untuk menata seluruh sarana yang ada. Sehingga dana yang masuk dan keluar itu berputar,” bebernya.Akan tetapi, untuk mencapai lokasi ini, para pengunjung  harus bersiap dengan akses jalan yang masih sebagian besar bebatuan. Terlebih saat hujan turun dan membuat jalanan licin.“Semoga saja kami pihak pengelola bisa segera melengkapi sarana di lokasi, termasuk kamar mandi, lahan parkir pengunjung, juga nanti rencananya agar ada lahan istirahat. Juga nanti akses masuknya akan kami usulkan untuk diperbaiki menggunakan dana karcis,” ucapnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler