Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Kita sebagai umat Islam harus bisa berjiwa besar, toleransi harus bisa dijalankan. Jika toleransi berjalan, cinta agama bisa seimbang dengan cinta negara, maka Indonesia akan maju dan akan jaya," ujarnya saat menghadiri Peringatan Isro Mikraj,  Khaul KH. Muti' Ma'shum dan Harlah Jamiyyah Manaqib  Al Qodiriyah di Pondok Pesantren Nurul Huda, Tajen, Kecamatan Pamotan, Senin (10/4/17).

Dalam kesempatan itu, dirinya mengajak kepada semua warga untuk hidup saling berdampingan, menjaga kerukunan, baik antarwarga, antaraumat beragama maupun antaretnis. Sehingga, warga bisa hidup dengan nyaman dan indah.

Di hadapan ribuan jemaah yang hadir, Hafidz juga menyampaikan, jika mencintai Islam juga harus diimbangi dengan cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)."Saat ini tak sedikit yang menghujat Islam, karena adanya ulah oknum. Bila kita cinta Islam, maka kita harus bisa hidup secara damai, karena Islam itu Rahmatan Lila’lamin, yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler