Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kasatpol Air Polres Rembang Iptu Sukamto mengungkapkan, awalnya Kapal Motor Tambah Rejeki berlabuh di dermaga untuk membongkar muatan ikan hasil tangkapan. Seorang anak buah kapal masuk untuk bongkar dan membersihkan palka (lambung kapal).
Tak berapa lama, Ngabdani (50) juru mudi kapal tersebut melihat seorang anak buahnya bernama Suyitno (50) warga Desa Waru, Kecamatan Rembang tidak sadarkan diri di dalam lambung tersebut. Melihat ABK-nya pingsan, Ngabdani pun ikut ke bawah (lambung kapal) untuk menolongnya.
Namun yang terjadi, Ngabdani sang juru mudi warga Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang, justru ikut tidak sadarkan diri dan meninggal dunia.
Tak selang berapa lama, rekan-rekan korban lainnya lantas membantu melakukan evakuasi terhadap kedua korban. Suyitno yang tengah lemas dan masih tak sadarkan diri dibawa ke RSUD Rembang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



