Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Terkait hal itu, warga yang selama ini bekerja di tempat tersebut berharap, ketika nantinya lokalisasi ditutup, dan mereka beraktivitas di tempat lain, masyarakat diharapkan bisa menerima dan tidak mengucilkan.

"Sebenanya saya juga ingin beralih pekerjaan lain. Apakah itu jadi kernet bus atau truk. Namun, mau gimana lagi saya tak punya kenalan. Makanya, ketika nanti memang ditutup, kami berharap masyarakat mau menerima kami dan tidak mengucilkan," kata MT (42) salah satu warga Dorokandang yang bekerja di lokalisasi itu.

Meski dari pihak pemerintah nantinya membekali dengan pelatihan untuk berwirausaha, namun, jika dalam praktiknya nanti, mereka dikucilkan masyarakat, hal itu menurutnya akan membuat kehidupan sosial mereka akan sulit.

Sementara itu, Yanto (45), yang juga warga Dorokandang mengatakan, langkah pemkab untuk menutup lokalisasi ini sudah tepat. Namun penutupan tersebut, menurutnya memang harus bertahap."Supaya mereka bisa perlahan-lahan beralih profesi, perlahan-lahan bisa beradaptasi dengan warga lainnya. Sehingga nantinya juga akan bisa membuat kondisi yang baik," paparnya.Camat Lasem Harjono mengutarakan, semua pihak diminta untuk bisa saling membantu dan saling menghargai. Sehingga, nantinya bisa menciptakan suasana yang baik dan membuat masyarakat lebih maju.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler