Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Petugas gabungan dan warga melakukan pencarian dengan menyusuri Sungai Kedung Pring. Penyusuran sungai ini dilakukan dengan berjalan kaki, dan setidaknya sudah 3 kilometer sungai tersebut disusuri, namun, hingga kini hasilnya masih nihil.


Kepala Desa Wonokerto Eko mengatakan pencarian sudah dilakukan sejak Minggu sore lalu. Namun hingga kini Slamet, pria yang memiliki keterbelakangan mental tersebut belum juga ditemukan petugas dan warga. “Kami dibantu TNI, polisi BPBD, PMI dan sebagainya menyusuri sungai, yang dimulai dari tempat ditemukannya tongkat dan sandal Slamet. Kita menuju arah timur atau sesuai arus air," ungkapnya.


Ia katakan, meski saat ini kondisi sungai airnya tidak terlalu dalam, namun, ketika hujan turun, cukup sering meluap. "Kondisi sungai ini berbatu dan arusnya bisa kencang jika ada hujan turun. Saat ini kita masih mencari Slemet dengan dibantu berbagi pihak," imbuhhya.


Baca juga : 3 Hari Menghilang, Pria Keterbelakangan Mental di Rembang Ini Diduga Terseret Arus


Baca juga : 3 Hari Menghilang, Pria Keterbelakangan Mental di Rembang Ini Diduga Terseret Arus

Editor : Kholistiono

 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler