Tahun Depan, Orang Buang Hajat di Sungai Tinggal Kenangan
Edy Sutriyono
Senin, 25 Juli 2016 16:15:24
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Lurah Sidowayah Sutono mengatakan, saat ini dari 3.500 jiwa yang terdiri dari sekitar 800 KK tersebut, sebanyak 98 persen sudah memiliki jamban. Dari 2 persen yang belum tercapai tersebut, nantinya, pada 2016 ditargetkan sudah rampung.
"Kalau dari pemerintah daerah itu targetnya maksimal 2017, warga sudah punya jamban semua. Kalau di Kelurahan Sidowayah ini, sampai sekarang ini sudah 98 persen yang miliki jamban. Artinya, tahun ini di Kelurahan Sidowayah target tersebut sudah tuntas,” katanya.
Menurutnya, terkait program pembuatan jamban, pihaknya juga sudah mendata warganya yang belum memiliki jamban dan melaporkan kepada instansi terkait. Nantinya, diharapkan ada dana stimulant untuk pembuatan jamban tersebut, khususnya bagi warga yang kurang mampu.
Menurutnya, terkait program pembuatan jamban, pihaknya juga sudah mendata warganya yang belum memiliki jamban dan melaporkan kepada instansi terkait. Nantinya, diharapkan ada dana stimulant untuk pembuatan jamban tersebut, khususnya bagi warga yang kurang mampu.
Dia melanjutkan, untuk tahun ini, Kelurahan Sidowayah mengusulkan pembuatan jamban sebanyak 5 unit. "Mudah-mudahan seluruh warga Sidowayah di tahun 2016 ini bisa mempunyai jamban pribadi dan tidak ada yang menumpang di jamban tetangga atau kerabat dekat, atau bahkan sungai,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono



