Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Namun demikian, warga yang belum terpasang MCB, semuanya sudah mendapatkan aliran listrik yang berasal dari menyalur di rumah tetangga. “Memang saat ini masih ada yang nyalur ke rumah tetangga,” ujar Ahmad Sholikin, perangkat Desa Pasedan.


Ia katakan, sejak setahun lalu, Dukuh Ngotoko sudah teraliri listrik dari PLN. Sedangkan, selama enam tahun sebelumnya, warga memanfaatkan listrik tenaga surya untuk mencukupi kebutuhan penerangan atau kebutuhan rumah tangga lainnya.


"Pemanfaatan alat listrik tenaga surya sudah 6 tahunan. Dan sebelum adanya alat tenaga surya, warga juga masih menggunaka lampu petromak yang digantung di rumah. Dulu, alat tenaga surya ini dikasih pemerintah secara cuma-cuma. Selang 6 tahun, listrik PLN masuk ke Ngotoko,” katanya.

Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler