Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menurutnya, untuk tahun ini, omzet dari penjualan bendera selama tiga pekan sekitar Rp 11 juta. Dari omzet tersebut, dirinya mendapatkan laba bersih sekitar Rp 3 juta. Laba ini, dinilai turun dari tahun sebelumnya, yang bisa mencapai Rp 6 juta.
Menurutnya, menurunnya omzet tersebut, karena semakin banyaknya penjual bendera yang datang ke Rembang. Sehingga, masyarakat membeli bendera merah putih atau aksesoris lainnya tidak hanya di satu tempat saja.
"Kalau tahun lalu, penjual bendera asal Garut hanya sekitar 4 hingga 5 orang saja. Namun lambat laun penjual bendera asal Garut semakin bertambah. Kalau sekarang sekitar 10 orang yang berjualan di Rembang," ungkapnya.
"Kalau tahun lalu, penjual bendera asal Garut hanya sekitar 4 hingga 5 orang saja. Namun lambat laun penjual bendera asal Garut semakin bertambah. Kalau sekarang sekitar 10 orang yang berjualan di Rembang," ungkapnya.
Ia katakan, dirinya sudah berjualan bendera di Rembang ketika menjelang HUT Kemerdekaan RI sudah sebanyak lima kali. Biasanya dirinya bersama rombongan lainnya atau keluarga."Saya berjualan kali ini bersama orang tua saya. Namun kita berada di tempat terpisah. Saya menggelar di Jalan Kartini dan bapak menggelar dagangan di Jalan Rembang-Lasem," paparnya.
Editor : Kholistiono



