Gara-gara Obat Nyamuk, Rumah Warga Ketanggi Rembang Nyaris Ludes Terbakar
Edy Sutriyono
Kamis, 18 Agustus 2016 11:05:54
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Beruntung, kebakaran tersebut tak menghabiskan seluruh rumah Suratmi. “Beruntung petugas cepat datang untuk memadamkan api, sehingga tak sampai menghanguskan rumah. Api baru membakar bagian salah satu kamar milik korban,” ujar Sarpani, salah satu petugas pemadam kebakaran.
Penyebab kebakaran sendiri, untuk sementara diduga karena obat nyamuk elektrik yang belum dilepas dari colokan. Hal itu berakibat terjadinya korsleting listrik dan akhirnya timbul api dan membakar sebagian kamar tersebut.
Pada saat kejadian sendiri, penghuni sedang tidak ada di rumah. "Pas kami ke situ itu tidak ada penghuninya. Apakah sudah pada berangkat kerja atau aktivitas di luar, kita juga belum paham. Namun pas kita menanganinya pemilik rumah tersebut tidak ada di tempat," ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun, untuk kerugian materi, ditaksir sekitar Rp 10 juta. "Kerugiannya sih kurang lebih sekitar 10 jutaan. Sebab yang terbakar hanya kamarnya saja. Selain itu juga ada surat surat berharga lainnya yang ikut terbakar. Yakni ijazah maupun sejenisnya," imbuhnya.
Editor : Kholistiono



