Warga Keluhkan Parkir Liar di Sepanjang Jalur Pantura Kaliori
Edy Sutriyono
Jumat, 19 Agustus 2016 10:16:36
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Keresahan warga tersebut cukup beralasan. Sebab, banyaknya truk yang parkir di pinggir jalan, yakni di depan warung di sepanjang Jalan Pantura Kaliori tersebut membahayakan bagi pengendara lain.
Sumadi (55), warga Purworejo, Kecamatan Kaliori mengatakan, truk besar tersebut biasanya berasal dari Jakarta dan Jawa Timur. Mereka berhenti di pinggir jalan tersebut untuk makan atau istirahat di warung."Ya, meskipun truk itu sudah menyalakan lampu sen untuk tanda ketika berhenti memarkirkan kendaraan, namun hal itu tetap membahayakan pengendara lainnya. Terlebih ketika sopir lupa melihat depan atau belakang ketika membuka pintu mobil,” katanya.
Dirinya juga menyatakan, jika truk tersebut seharusnya tidak berhenti di sembarang tempat ketika istirahat, apalagi di pinggir jalan. Pemilik warung, menurutnya, juga harus mempunyai tempat parkir atau rest area bagi pengunjung.
"Tepi jalan ini kan bukan untuk pemberhentian truk. Keculai, bila truk itu rusak atau mogok secara mendadak, itu beda soal. Lha wong ini memang berhenti untuk istirahat atau makan di warung. Kan nggak tepat,"ucapnya.
Sementara itu, Munadi, warga Pantiharjo, Kaliori menambahkan, pemilik warung seharusnya membuat tempat parkil meskipun kecil, asal bisa untuk truk parkir. "Biar tidak membahayakan orang lain, maka setidaknya warung-warung itu juga harus menyediakan pemberhentian truk yang sederhana, dan juga dilengkapi juru parkir dari pihak pemilik warung,” ungkapnya.
Sementara itu, Munadi, warga Pantiharjo, Kaliori menambahkan, pemilik warung seharusnya membuat tempat parkil meskipun kecil, asal bisa untuk truk parkir. "Biar tidak membahayakan orang lain, maka setidaknya warung-warung itu juga harus menyediakan pemberhentian truk yang sederhana, dan juga dilengkapi juru parkir dari pihak pemilik warung,” ungkapnya.
Editor : Kholistiono



