Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Ketua Panitia Karnaval Parmini mengatakan, karnaval tersebut merupakan bagian dari program dari Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak-kanak (K3TK) Kecamatan Rembang. “Untuk peserta karnaval ada sekitar seribu anak dari 52 TK yang ada di Kecamatan Rembang,” ujarnya.


Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk menanamkan rasa nasionalisme kepada anak-anak sejak dini. Dengan begitu, nantinya ketika anak-anak sudah dewasa, rasa nasionalisme tersebut masih tertanam dalam jiwa, meskipun nanti dimanapun berada.


“Pada usia TK ini kan, merupakan usia emas. Jadi, dalam tahap ini, anak-anak perlu dikenalkan dengan nasionalisme. Hal tersebut, tentunya dengan cara yang menyenangkan, sesuai dengan usia anak-anak. Prinsipnya kan, bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain,” katanya.


Dalam hal ini, anak-anak juga diajarkan untuk menghargai keberagaman, baik itu tentang suku, profesi dan lainnya. Maka, dalam karnaval tersebut, anak-anak menggunakan pakaian dengan tema yang berbeda-beda. Mulai dari polisi, TNI, dokter, pilot, dan lain sebagainya.

Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler