Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabid Hubungan Industri, Pengawas Tenaga Kerja pada Dinsosnakertrans Rembang Abdul Malik mengatakan, pihaknya sudah melakukan kroscek secara langsung mengenai peralatan yang digunakan oleh PLTU Sluke, Rembang.

“Setelah kami melakukan pengecekan, ternyata peralatan yang menyebabkan 4 karyawan PLTU mengalami kecelakaan kerja, sudah tidak laik pakai. Karena itu, hal ini diduga sebagai salah satu penyebab kecelakaan kerja tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengidentifikasi mengenai pemberlakukan standar operasional prosedur (SOP) kerja.  “Dalam hal ini, kami dalam 2 X 24 jam usai kejadian belum mendapatkan laporan tertulis secara resmi dari pihak PLTU, terkait kecelakaan kerja tersebut,” imbuhnya.
Selanjutnya, pihaknya juga sudah melayangkan surat teguran secara tertulis kepada pihak PLTU terkait hal tersebut. “Kami berharap ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua perusahaan. Artinya, semua prosedur harus dijalani dengan baik,” pungkasnya.Editor : Kholistiono 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler