Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Petugas kami, akan dibagi di beberapa titik untuk memantau dan mengecek kesehatan hewan kurban. Pemantauan terhadap hewan kurban akan dilakukan hingga dua hari setelah hari raya ," ujar Kabid Peternakan pada Dintanhut Kabupaten Rembang Agus Iwan Haswanto, Sabtu (03/09/2016).

Menurutnya, untuk saat ini ada 6 dokter hewan yang bakal diterjunkan. Dengan jumlah petugas sebanyak 6 orang tersebut, dinilai sudah cukup untuk menjangkau semua titik pemotongan. Mereka akan diterjunkan mulai H-3 hingga H+2 Lebaran.

Lebih lanjut dia katakana, meski pemantauan terhadap hewan kurban ditingkatkan, namun hingga saat ini pihaknya masih kesulitan memantau lalu-lintas hewan kurban dari dan menuju Kabupaten Rembang. Karena, sarana pemantauan yang ada di kabupaten, saat ini masih belum cukup memadai.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih teliti ketika memilih hewan yang akan dijadikan sebagai kurban. Masyarakat diminta mencermati lebih detail soal ciri-ciri hewan yang secara kesehatan sedang bermasalah."Tentunya petugas pemantau atau dokter hewan yang kita miliki itu akan kita sinergikan dan terus melakukan koordinasi. Yang terpenting, masyarakat juga harus selalu ikut pro aktif, bila ada kejanggalan dengan hewan kurban bisa langsung melapor ke petugas,” ungkapnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler