Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala SD Al Furqon Rita Masniyah, menyampaikan pentingnya pendidikan agama kepada anak sejak dini untuk membentuk kepribadian yang Islami dan berwawasan luas.

“Pendidikan manasik haji anak sebagai sarana edukatif dalam mengenalkan rukun Islam kelima. Hal ini salah satu cara untuk menanamkan sejak dini nilai-nilai ketaatan kepada Allah SWT, menanamkan rasa ingin melaksanakan ibadah haji ke dalam hati anak-anak sejak kecil,” ujarnya.

Dalam pelatihan manasik haji ini, anak-anak juga terlihat mengenakan pakaian ihram. Kemudian, mereka juga menjalankan urut-urutan rukun haji dengan khidmat. Selanjutnya, anak-anak juga dibagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter). ”Pembagian kloter itu dimaksudkan untuk mengenalkan kepada anak-anak bahwa ibadah haji dikuti berbagai negara di dunia,” imbuhnya.Anak-anak lalu menjalankan tahap demi tahap beribadah haji. Mulai sai (lari kecil), tawaf (mengelilingi Ka’bah), melempar jumrah (melempar batu), membayar Dam (memotong hewan kurban) hingga memotong rambut bagi laki-laki dilkukan bocah bocah tersebut. “Kami merancang manasik haji ini seperti ibdah sesungguhnya,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler