Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasmuji, salah satu warga Desa Tanggulharjo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, bersama keluarganya mengaku sengaja datang menghadiri ritual penjamasan Bende Becak tersebut, untuk bisa mendapatkan air yang digunakan untuk menjamas.

Menurutnya, air tersebut diyakini bisa untuk menjadi obat berbagai macam penyakit atau untuk kebutuhan lain. “Ini hanya sebagai wasilah, kita ngalap berkah dari Sunan Bonang. Dan mudah-mudahan air jamasan ini, dengan ridho Allah bisa menjadi sarana untuk pengobatan dan keperluan lainnya,” ujarnya.

Dirinya bersama keluarga mengaku datang ke Desa Bonang sudah sejak Minggu (11/09/2016) sore. Bersama keluarganya, dirinya menginap di area Pasujudan Sunan Bonang. Hal tersebut, agar dirinya tidak ketinggalan dengan prosesi ritual Penjamasan Bende Becak.Ia mengaku kebiasaannya datang untuk mengikuti prosesi Penjamasan Bende Becak sudah turun temurun dan hal itu merupakan pesan dari Sang Kakek.  "Untuk datang ke sini, kita sambil membawa pulang air jamasan. Dan itupun memang sudah kebiasaan kami ketika datang pada ritual sakral ini,” ucapnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler