Mengenal Ngemblok, Tradisi Wanita Melamar Pria di Rembang
Edy Sutriyono
Jumat, 30 September 2016 09:00:07
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Tradisi peminangan atau melamar yang dilakukan pihak wanita ini disebut juga dengan ngemblok.Tradisi ngemblok ini sudah menjadi adat di wilayah pesisir timur Rembang yang sudah turun temurun sampai sekarang.
"Mungkin tradisi seperti ini ada juga di daerah lain, tapi memang sangat jarang. Biasanya ada di pesisir pantai dan itupun tidak semua. Begitupun juga dengan di Rembang juga ada tradisi wanita yang melamar pengantin pria. Namun itu juga tidak semua ada di Rembang, hanya sebagian wilayah di pesisir timur Rembang,” ujar Edi Winarno, Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia Cabang Rembang.
Menurutnya, tradisi tersebut bukan sebuah gambaran jika laki-laki di wilayah ini jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan laki-laki. Namun, hal ini adalah sebuah penghormatan terhadap laki-laki yang memiliki peran penting dalam keluarga.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



