Ketika Berhaji, Kasrin Mengaku Tak Kenakan Pakain Ihram dan Tinggal di Sebuah Rumah
Edy Sutriyono
Rabu, 5 Oktober 2016 13:00:30
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Namun berbeda dengan Kasrin (60) seorang tukang becak yang berasal dari Dukuh Gembul, Desa Sumberrejo, Kecamatan Pamotan, Rembang, yang disebut-sebut menunaikan ibadah haji secara misterius, karena diberangkatkan oleh jin.
Menurut Kasrin, ketika menjalankan haji tersebut, dirinya tidak membawa pakaian Ihram layaknya jemaah haji lainnya. Ketika itu, dia memakai pakaian busana muslim berwarna putih layaknya pakaian yang dibawa saat dari rumah."Berhubung ketika berangkat saya tidak memakai pakaian haji atau seragam haji, saya di sana juga memakai pakaian ini saja,” katanya.
Baca juga : Kasrin, ‘Haji Ghaib’ Asal Rembang Sudah Tiba di Rumah
Ketika di sana, dirinya mengaku tidak ada pemeriksaan dokumen atau paspor oleh petugas yang berwenang. Selain itu, ketika di Makkah, dirinya juga tidak menginap di pemondokan seperti jemaah haji pada umumnya dari Indonesia. Dia mengaku tinggal di sebuah rumah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



