Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Dari Embarkasi Solo, saya naik Bus Subur Jaya bersama rombongan haji asal Kecamatan Sarang. Saat itu, saya juga sudah merasa bahwa bus yang saya naiki sudah sesuai, begitupun dengan tempat duduknya. Apakah jemaah haji lainnya pada tahu atau tidak, yang penting saat berangkat dan pulang ini, saya naik Bus Subur Jaya. Begitupun ketika ke Makkah dan pulang lagi ke Indonesia juga naik pesawat,” ungkapnya.

Dirinya dari Embarkasi Solo, katanya, berbarengan dengan rombongan jemaah haji kloter 38, dan turun bersama di Masjid Jami Lasem bersama lainnya.  “Nah, sesampainya di Lasem, saya langsung turun. Apakah bus itu berhenti atau tidak, saya juga tidak tahu. Yang pasti saya pas turun bus itu berhenti," paparnya.

Kemudian, terkait kepulangannya ke rumah yang semula dikabarkan pada 27 September dan kemudian ditunda hingga 4 Oktober, menurutnya hal itu sesuai dengan arahan Indi. “Kata Bu Indi, kalau saya pulang duluan, kelihatan nggak bagus dan malah akan membuat suasana lebih ramai. Maka pulangnya saya bareng dengan jemaah haji yang lainnya,” pungkasnya.Baca juga : Kasrin Ungkap Kisahnya ketika di Makkah dan Madinah yang Tak Pernah Lepas dari Sosok IndiEditor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler