Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Satu orang yang meninggal atas nama Ahmad Muzaki (21) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan. Sedangkan, satu orang lagi atas nama Sofiah (21) warga Karangmangu, Kecamatan Sarang, dalam kondisi kritis, dan kini sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Arifin, saksi mata yang juga anak dari pemilik toko mengatakan, peristiwa itu diketahui pertama kali pada Selasa (11/10/20160 sekitar pukul 09.30 WIB. Ketika itu, dirinya hendak membuka toko milik ayahnya tersebut. Namun, alangkah terkejutnya, ketika sampai di toko melihat kedua karyawan tersebut sudah terkapar.

"Biasanya toko ayah saya ini kan sudah buka mulai pukul 07.30 WIB, dan saya kira memang belum dibuka. Makanya saya berinisiatif untuk membuka sendiri. Tapi, ketika sampai di toko kok sudah bukan dan ternyata mereka sudah terkapar,” ujarnya.

Melihat hal itu, kemudian, dirinya meminta bantuan kepada warga untuk memberikan pertolongan. Namun, untuk Muzaki ternyata sudah tidak bernyawa. Sedangkan, Sofiah, katanya, dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kemudian, sekitar pukul 10.00 WIB, jasad Muzaki dibawa ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan. Sedangkan Sofiah dibawa ke RSUD dr. Soetrasno Rembang, yang kemudia dirujuk ke RSU Mardi Rahayu Kudus.“Kemungkinan keracunan asap genset. Karena sekitar dua hari ini listrik di wilayah Kragan padam, jadi menggunakan genset. Untuk keperluan penerangan toko, kemungkinan mereka menghidupkan genset,” imbuhnya.Sementara itu, dari hasil pemeriksaan di Puskesmas Kragan, kondisi tubuh korban atas nama Ahmad Muzaki tidak terdapat tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Dan korban meninggal diduga kuat lantaran keracunan asap genset.Terpisah, Kasat Reskrim Polres Rembang IPTU Ibnu Suka mengaku, jika pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.”Kami masih menindaklanjuti peristiwa ini. Kami terus gali informasi, apa penyebabnya, kenapa dan lain sebagainya,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler