Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurutnya, dari total 721 peserta KB se-Kabupaten Rembang, setiap kecamatan mendapatkan jatah 50 peserta. Kali ini, Kecamatan Pancur hanya mendapatkan 45 peserta. Sedangkan kecamatan yang mendapatkan jatah terbanyak tahun ini, yaitu, Kecamatan Sarang yang menjadi wilayah perbatasan.

“Dalam tiga bulan ini, kita targetkan ada 721 peserta KB sudah terpasang implan. Dengan adanya program ini, kita berharap bisa menekan ledakan jumlah penduduk. Untuk itu, dalam hal ini kita memberikan program KB gratis, yang nantinya bisa dilakukan di masing-masing kecamatan,sesuai dengan data yang ada,” katanya saat menghadiri Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan Aula PKK Kabupaten Komplek Museum RA Kartini, Rabu (12/10/2016).

Dalam kesempatan itu, tim penggerak PKK Kabupaten Rembang bersama dengan BPMPKB juga mengadakan program KB Kesehatan gratis. Setidaknya ada 60 peserta KB baru yang mendapatkan pemasangan Implan dan IUD.
Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengutarakan, dirinya sangat mendukung program KB. Karena laju pertambahan penduduk jika tidak diatur akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat.“Pemerintah selalu meningkatkan pelayanan KB melalui program-programnya melalui pusat sampai daerah.Sehingga program KKBPK Kesehatan ini masuk di dalam sembilan agenda prioritas nawacita pada butir kelima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Pada fokus pertama adalah pembangunan kependudukan dan keluarga berencana," ungkapnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler