Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seperti halnya yang dilakukan pada Kamis (13/10/2016) malam. Satpol Rembang melakukan razia gabungan bersama Satpol PP Jateng dan Satpol PP Tuban, Jawa Timur, melakukan razia di sejumlah warung remang-remang di daerah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Namun, dalam razia tersebut, petugas Satpol PP tidak mendapatkan hasil maksimal, karena diduga sudah bocor. Banyak warung kopi dan kafe yang diduga sebagai tempat mangkal PSK dan pria hidung belang tutup. Petugas hanya mendapati 1 PSK.

Namun demikian, Satpol PP tak akan berhenti di situ saja. Ke depan, petugas Satpol PP bakal merazia sejumlah tempat warung remang-remang yang saat ini sudah dipetakan petugas, dan sudah menjadi target dari petugas.
“Kita memang sudah mengagendakan untuk melakukan razia beberapa warung remang-remang yang tersebar di Rembang. Untuk lokasinya, di antaranya di arah Rembang-Blora, Rembang-Pati dan juga Rembang-Bojonegoro dan lain sebagainya,” ujar Karnen, anggota Satpol PP Rembang.Beberapa kawasan yang bakal disasar tersebut, disinyalir memang seringkali dijadikan sebagai tempat praktik prostitusi, sehingga dikhawatirkan bisa menganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. “Dalam hal ini, kita juga akan mengandeng instansi terkait, seperti halnya dinas sosial atau instansi terkait lainnya,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler