Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sedikitnya, 38 model asal Rembang, baik mulai dari tingkat SD hingga dewasa, menggunakan catwalk ruas jalan Museum Kartini hingga Alun-alun Rembang dengan membawakan busana batik khas Lasem dengan segala kreasinya. Ada yang mengenakan desainnya sendiri, ada pula yang membawakan desain hasil rancangan orang lain.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Rembang Muntoha mengatakan, ajang fashion batik di jalanan ini tidak sekedar menarik wisatawan, tetapi juga sebagai pemantik kreativitas pengrajin batik di Kabupaten Rembang. "Kami ingin melibatkan masyarakat secara langsung dalam promosi batik Lasem dan menumbuhkan kecintaan pada batik lokal," katanya.
Event ini dibuat untuk menunjukkan kalau tempat sederhana juga bisa menjadi tempat pertunjukkan istimewa. Sebab peraga busana yang turun dalam fashion batik juga diikuti model profesional, serta model dadakan dari kalangan pelajar dan umum.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



