Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Keshatan Kabupaten Rembang Ali Syafi'i melalui Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Aris Suryono mengatakan, untuk saat ini, di Rembang baru ada 91 desa yang sudah ODF. "Sehingga kita masih kurang 203 desa/kelurahan lagi yang harus segera mendeklarasikan diri sebagai desa yang terbebas dari buang air besar sembarangan,” katanya.

Untuk itu, pihaknya melalui Tenaga Promosi Kesehatan dan Sanitarian yang ada di masing-masing puskesmas terjun langsung ke desa-desa untuk menggelar sosialisasi. Pihaknya, saat ini katanya, juga sedang memverifikasi 71 desa/keluarahan dan ditargetkan ada 85 desa lagi, tahun 2016 ini bisa terbebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

Lebih lanjut ia mengatakan, meski saat ini di Rembang baru ada 91 desa/kelurahan yang sudah ODF, namun demikian, dalam hal akses masyarakat terhadap jamban yang sehat, saat ini sudah mencapai 82 persen.Kemudian, untuk wilayah kecamatan mana yang memiliki jumlah tinggi untuk desa yang belum ODF, menurutnya, cukup merata di hampir semua kecamatan dan hal itu tidak tersentra di kecamatan tertentu saja.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler