Pemkab Rembang Sebut Program Stop BABS Cukup Sulit Direalisasikan di Wilayah Pantai
Edy Sutriyono
Senin, 17 Oktober 2016 20:30:23
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Cukup sulit untuk mengubah pandangan mereka terkait perilaku buang air besar sembarangan. Sebagian besar mereka adalah nelayan, dan selama ini lebih memilih BAB di pinggiran laut, karena hal itu dianggap mudah ketimbang membuat jamban di rumah,” katanya.
Terkait kondisi tersebut, pihaknya terus mencoba untuk mensosialisasikan program stop BABS. Karena menurutnya, penggunaan jamban masih dianggap sebagai sesuatu yang kurang penting atau tidak menjadi hal pokok.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



