Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Program ini juga berlaku untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, yang menargetkan pada 2017 juga sudah mencapai ODF. Namun demikian, untuk mencapai hal tersebut, memang tak cukup mudah bagi Pemkab Rembang, khususnya yang menyasar di wilayah pantai. Sebab, warga masih memiliki kebiasaan BAB di pinggiran pantai, bukan di jamban.
Salah seorang warga Desa Kabongan Lor, Kecamatan Rembang, Kusmidah mengatakan, di desanya yang letaknya berada di pinggiran pantai, sebenarnya sudah ada fasilitas WC umum yang dibangun melalui program PNPM sekitar empat tahun lalu.
Meski demikian, warga di daerahnya masih banyak yang BAB di pinggiran pantai.”Bukannya di sini itu tidak ada jamban, tapi memang warga merasa lebih nyaman kalau BAB di pinggir pantai, lebih sejuk. Kalau di dalam WC itu pengap,” ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



