Ramai-ramai Soal Pungli, Ternyata Begini Praktik Pengurusan KIR di Dishubkominfo Rembang, Mengejutkan
Edy Sutriyono
Rabu, 19 Oktober 2016 13:30:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Terkait persoalan pungli tersebut, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Rembang ternyata juga menjadi salah satu instansi yang rawan terjadinya praktik pungli. Dalam hal ini terkait pengurusan pengujian kelaikan kendaraan atau sering disebut KIR.
Kepala Dishubkominfo Rembang Suyono melalui Kasi Teknik Teguh Sudarsono mengatakan, setiap harinya ada saja supir atau pemilik kendaraan yang mengurus KIR, namun tidak menyertakan kendaraannnya. Padahal hal itu merupakan syarat yang harus dipenuhi.
“Setiap harinya itu, ada mungkin dua atau tiga orang yang datang ke sini untuk mengurus KIR tapi tidak menyertakan kendaraannya. Karena hal itu tidak sesuai aturan, tentunya kita menolaknya dan suruh kembali lagi nanti dengan membawa kendaraan,” ungkapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



