Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Terkait hal itu, pihaknya katanya, telah mengirim surat ke pemerintah pusat agar rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi untuk menerapkan kebijakan full day school ditinjau kembali dan tidak diberlakukan, khususnya untuk wilayah seperti Rembang. Sebab, hal itu dinilai justru berdampak terhadap dunia pendidikan yang ada di Rembang, khususnya madrasah diniyah dan TPQ.

Menurutnya banyak kerugian jika program tersebut diterapkan terutama di wilayah kabupaten Rembang. Sebab, di Rembang ada ribuan madrasah diniyah, takmiliyah dan TPQ. Di mana dunia pendidikan tersebut berjalan pada waktu sore hari.

"Jika full day school diterapkan di Rembang, maka, madrasah di sini banyak yang kukut (tutup). Padahal perannya dalam mendidik anak di bidang agama sangat penting,” katanya.
Sebagai kepala daerah, dirinya tak ingin menentang kebijakan pemerintah pusat. Namun, dirinya hanya berharap full day school tidak menjadi kebijakan pemerintah secara nasional. Karena dinilai tidak cocok jika diterapkan di Rembang.Sementara itu, Yusril, salah seorang guru TPQ mengatakan, sebenarnya pendidikan diniyah , TPQ itu sudah pas dijalankan seusai waktu sekolah formal. "Yakni sekitar pukul 14.00 WIB atau juga pukul 15.00 WIB. Sehingga pendidikan formal dan non formal jni juga bisa sama-sama berjalan," tuturnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler