KPH Mantingan Rembang Kembangkan Agroforestri di Hutan Jati
Edy Sutriyono
Senin, 31 Oktober 2016 21:13:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Administratur KPH Mantingan Rembang Toni Kus Puja mengatakan, dengan mengembankan konsep tersebut, yakni mengkombinasikan pepohonan dengan tanaman pertanian, diharapkan dapat meningkatkan keuntungan, baik secara ekonomis maupun lingkungan.
“KPH Mantingan Rembang ini meliputi 2 wilayah. Di antaranya, yakni wilayah Rembang dan Blora. Untuk luasan hutan yang ada di KPH Mantingan sekitar 16. 695 hektare. Dengan luasan tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, untuk pengembangan agroforestri ini, nantinya yakni tanaman kedondong, nangka, sirsat dan beberapa tanaman buah lainnya. “Dengan adanya tanaman buah tersebut, setidaknya Lembaga Masyarakat Desa Hutan(LMDH) yang ada di dekat hutan bisa ikut merawat tanaman, bisa ikut menikmati manfaat hutan," ungkapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



