Beri Bantuan Pejuang Hingga Kesal Soal Arus Lalu Lintas, Itulah yang Dilakukan Bupati Kudus
Faisol Hadi
Kamis, 10 November 2016 14:29:06
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Jangan melihat isinya, namun lihatlah niatan kami. Kami tulus dan ikhlas memberikan ini sebagai bentuk ketulusan," kata Musthofa.
Usai memberikan sumbangan satu per satu, Bupati menyempatkan diri untuk berbincang bincang dengan mereka. Bupati mengundang mereka untuk datang menemui saat ada waktu ke pendapa, khususnya setiap Selasa. "Kalau ada waktu hari Selasa silakan datang. Kita bisa ngobrol lagi di Pendapa Kudus," jelasnya.
Pantauan di lokasi, upacara diwarnai dengan beberapa peserta yang pingsan. Sebagian besar dari kalangan pelajar. Waktu upacara juga molor dari yang dijadwalkan. Yang seharusnya pukul 07.30 WIB, upacara baru dimulai pukul 09.00 WIB.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



