Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu diungkapkan Mashot, seorang pekerja di kawasan kawasan Menara Kudus. Mashot mengatakan, sepengetahuannya pengemis beraksi sebelum petugas Satpol PP menggelar patroli rutin. Menurutnya, para pengemis terlihat saat habis Subuh hingga maksimal pukul 07.00 WIB.

"Biasanya petugas dari Satpol PP mulai patroli di atas jam 07.00 WIB. Padahal, pada saat jam itu, para pengemis sudah pulang lantaran tahu betul kapan petugas akan menggelar razia atau patroli," kata Mashot, kepada MuriaNewsCom, Sabtu (10/12/2016) di kawasan Menara.

Menurutnya, hal itu sudah berlangsung lama. Tepatnya sejak beberapa pekan terakhir. Tidak heran jika petugas sering mendapati kawasan Menara bersih dari pengemis.

Padahal, katanya yang hampir tiap hari bekerja di kawasan Menara Kudus, para pengemis masih saja mengganggu para peziarah yang datang. Bahkan tak luput juga sedikit memaksa peziarah agar memberikan uang kepada pengemis.
"Seperti halnya menarik pakaian peziarah agar diberi uang. Selain itu juga, pengemis selalu mengejar peziarah supaya mendapatkan apa yang diinginkan yang katanya sodakoh," ujarnya.Selain menarik pakaian peziarah, pengemis juga sering mengucapkan hal yang tidak sepatutnya diucapkan. Seperti mendoakan yang buruk kepada peziarah yang tidak memberikan uang kepada pengemis.Dia berharap, pemerintah bisa tegas dalam memberantas keberadaan pengemis di kawasan Menara. Sebab tak hanya peziarah yang mengaku resah, namun juga para pedagang di kawasan Menara.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler