Jalur Nasional Pantura Kudus Diatur Warga : Kapolres : Tak Masalah
Faisol Hadi
Sabtu, 17 Desember 2016 16:00:31
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MuriaNewsCom, Kudus - Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa'i mengatakan kalau pihak kepolisian tidak mengetahui kalau lampu lalu lintas padam. Sehingga tak ada petugas yang mengurus lalu lintas di jalur pantura di pertigaan Ngembal.
"Kami tak tahu kalau mati, tidak ada laporan juga mengenai kondisi tersebut," katanya saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, Sabtu (17/12/2016).
Menurutnya, pihak kepolisian bukannya membiarkan hal itu terjadi. Namun, tidak adanya laporanlah yang membuat petugas tak tahu hal tersebut. Selain itu juga, pihak satlantas juga sedang ada kegiatan di Mapolres Kudus. Kegiatan rutin tersebut diselenggarakan setiap hari Sabtu.
"Kami ada pengajian rutin tiap Sabtu pagi. Jadi petugas mengikuti pengajian rutin yang dilaksanakan petugas di mapolres," umatnya
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga mengatur arus lalu lintas di jalur pantura di pertigaan Ngembal, Kudus, Sabtu. (MuriaNewsCom /Faisol Hadi)[/caption]
MuriaNewsCom, Kudus - Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa'i mengatakan kalau pihak kepolisian tidak mengetahui kalau lampu lalu lintas padam. Sehingga tak ada petugas yang mengurus lalu lintas di jalur pantura di pertigaan Ngembal.
"Kami tak tahu kalau mati, tidak ada laporan juga mengenai kondisi tersebut," katanya saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, Sabtu (17/12/2016).
Menurutnya, pihak kepolisian bukannya membiarkan hal itu terjadi. Namun, tidak adanya laporanlah yang membuat petugas tak tahu hal tersebut. Selain itu juga, pihak satlantas juga sedang ada kegiatan di Mapolres Kudus. Kegiatan rutin tersebut diselenggarakan setiap hari Sabtu.
"Kami ada pengajian rutin tiap Sabtu pagi. Jadi petugas mengikuti pengajian rutin yang dilaksanakan petugas di mapolres," umatnya
Selain itu, dia juga mengatakan kalau petugas satlantas juga terbatas. Hal itu membutuhkan bantuan warga untuk memberikan informasi terkait hal-hal yang mengganggu masyarakat. Bahkan dikatakan kalau ada yang mengatur lalu lintas dari pihak warga tidak masalah.
Sementara, Kabid LLAJ Dishubkominfo Kudus Putut Sri Kuncoro mengatakan, padamnya lalu lintas di Ngembal, hingga kini masih diselidiki petugas. Namun, besar kemungkinan padamnya lampu lalu lintas karena listrik yang padam. Sebab di titik lainnya juga mengalami kondisi yang sama.
"Kami sedang menangani persoalan padamnya lampu. Mudah-mudahan dalam waktu singkat dapat nyala kembali dan lalu lintas kembali lancar," ungkapnya.
Editor : Akrom Hazami