Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kejadian tersebut diketahui kali pertama oleh Ruswadi, seorang penjaga SDN 2 Golantepus 2. Saat itu, tiba-tiba dia dikagetkan dengan suara berisik dari dua kelas itu. Kemudian dilihatnya, bangunan atap sudah ambruk. Kejadian sekitar pukul 09.00 WIB. "Sangat keras suaranya, seperti bebatuan yang dijatuhkan. Saat saya lihat ternyata malah ada dua kelas yang sudah roboh," katanya kepada MuriaNewsCom di lokasi.

Menurutnya, atap dua kelas yang ambruk terjadi lantaran bangunan yang memang sudah lapuk. Bahkan, bukan hanya dua kelas saja yang kayu serta plafon sudah rapuh, melainkan pula pada kelas lainnya juga tak jauh beda.

Dia menjelaskan, kalau bangunan sudah lama tidak diremajakan. Sebab, terakhir kali direnovasi sekitar 2003 lalu. Sehingga, kondisi yang sudah lama itu dinilai jadi penyebab atap sampai ambruk. "Saya sudah lama di sini, jadi tahu kalau bangunan memang sudah lapuk. Bahkan, struktur dinding juga sudah tidak rata dan memang membutuhkan renovasi," ujarnya. 
Berdasarkan pantauan, pada kelas lain kondisinya juga mengkhawatirkan. Posisi plafon dan atap yang sudah melengkung serta tembok yang tak kokoh lagi sudah tampak. Hal itu tak hanya pada dua kelas yang roboh, namun juga ruang lainnya."Di sini ada tujuh kelas termasuk ruang kepala sekolah. Dan semuanya kondisi sama, kecuali pada kelas I, yang baru direnovasi 2015 lalu," imbuhnya.Editor  : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler