Dukuh Kambangan Menawan Kudus masih Berpotensi Longsor Susulan
Faisol Hadi
Selasa, 20 Desember 2016 16:30:41
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itu diungkapkan Kades Menawan, Sholihin. Dia mengatakan kalau saat evakuasi tanah longsoran, petugas beserta warga hendak mengepras pohon bambu dan sejumlah pohon. Hanya, niatan tersebut tak dilakukan, lantaran melihat tanah yang sudah rekah.
"Kami khawatir kalau tanah tak kuat lagi menopang pohon. Sehingga, jika disertai hujan dan angin, berpotensi kembali longsor," katanya kepada MuriaNewsCom di lokasi longsor, Selasa (20/12/2016).
Di atas tebing setinggi 15 meteran, kata dia, terdapat puluhan rumah warga yang juga terancam longsor. Rumah paling parah adalah milik Temu, istri Edi Agus Pratomo bersama tiga anaknya. Hanya tinggal beberapa langkah saja, rumahnya berjarak dengan tebing yang longsor. Kades khawatir, jika longsor susulan tiba, maka rumah warga itu bisa terbawa longsoran.
"Suaminya berada di Papua, dan melihat kondisi rumah yang membahayakan, maka kami meminta sementara pindah dulu ke rumah saudara atau tetangganya," ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



