Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Yuli Kasianto melalui Kabid Pariwisata Dwi Yusi Sasepti mengatakan, Taman Lampion sudah siap dinikmati masyarakat, baik Kudus maupun luar kota. Untuk menikmatinya juga sangat murah lantaran cukup membayar dengan Rp 3 ribu per orang.
"Tiket masuk masih Rp 3 ribu saja. Itupun tiket masuk Taman Krida. Lain halnya jika nantinya Perda Wisata Malam ini sudah dibuka, pasti harganya akan berbeda pula," katanya kepada MuriaNewsCom.
Menurutnya, perda terkait hiburan malam di Kudus itu, masih belum dibahas. Rencananya, pada 2017 mendatang baru akan dibahas sehingga baru bisa digunakan kisaran pertengahan hingga akhir tahun mendatang.
Pembangunan Taman Lampion, mencapai Rp 2,5 miliar. Jumlah tersebut juga dihabiskan untuk pembangunan pagar pada sebelah barat luar taman yang kini juga sudah dirampungkan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



